Postingan

Dakwah saat ini

Abad 21 adalah kondisi perkembangan diberbagai segi kehidupan yang sangat pesat. Sering juga disebut dengan zaman modren atau zaman global. Segala segi kehidupan manusia sangat jauh berbeda dibanding abad-abad sebelumnya. Mulai dari budaya, teknologi, ilmu pengetahuan, gaya hidup dan sebagainya. Begitu juga dengan hal dakwah islam. Dengan perkembangan kehidupan bermasyarakat secara langsung juga mengakibatkan perubahan kondisi dari dunia dakwah itu sendiri. Pada rentang waktu yang yang lebih singkat, sekitaran tahun 90an mungkin dapat kita dengar dari orang-orang yang telah memulai jalan ini. Berbagai tantangan yang dihadapi dalam menyampaikan agama Allah ini sangat berbeda pada saat sekarang. Proses yang sangat tertutup, jauh dari hiruk pikuk dunia luar. Pengekangan dalam gerakan sangat terasa dimana pemerintahan sangat ketat memberikan ruang gerak pada aktivis dakwah. Segala hal yang berkaitan dengan dakwah apalagi ada isu-isu sensitif yang berkaitan dengan pemerintah sangat ...

Bekerja dan masyarakat hura-hura

Alhamdulillah atas segala yang Allah berikan kepada kita, shalawat dan salam untuk suri tauladan manusia, yang mengajarkan petunjuk secara teknis kepada manusia bagaimana menjalani hidup yang benar bersahaja di dunia dan mendapatkan syurga, insyaallah. “Bekerja dan masyarakat hura-hura” Qs. Al-Ambiya: 1-2 “ Telah semakin dekat kepada manusia perhitungan amal mereka. Sedang mereka dalam keadaan lalai (dengan dunia), berpaling (dari akhirat). Setiap diturunkan kepada mereka aya-ayat yang baru dari Tuhan mereka mendengarkannya sambil bermain-main”. Realita yang kita liat saat sekarang ini, dimana terlalu banyak orang-orang muda, masih kuat, tidak cacat hidup bersantai-santai. Duduk-duduk sambil tertawa, bersenda gurau sepanjang hari dan terkadang sampai tengah malam. Bermain kartu Dari pagi sampai sore dan dilanjutkan setelah pulang makan. Bermain gitar, main games dan hal-hal lain yang tidak begiotu bermanfaat untuk hidupnya. Kondisi ini sangat mudah kita temui, dikedai-k...

Apakah ke-tabu-an itu pas?

Masa anak-anak hingga beranjak remaja merupan waktu yang sangat menentukan dalam proses membentuk karakter seseorang. Keberhasilan pada periode awal itu akan menciptakan karakter individu yang baik pula, seperti halnya memelihara sebatang tanaman jika proses awal pemeliharaan ini berlangsung dengan baik dapat dipastikan tanaman yang akan dihasilkan adalah tanaman dengan kualitas terbaik. Hal ini juga berlaku sebaliknya jika proses awalnya telah salah sudah dapat dipastikan hasil akhirnya juga akan tidak baik. Dari dulu hingga sekarang kehidupan masyarakat Indonesia lebih akrab disebut dengan bangsa dengan budaya ketimurannya, dimana nilai-nilai kesopanan, kebaikan sangat kental dirasakan. Jika bicara disebut budaya barat maka analoginya adalah kebobrokan. Hal inilah yang sedikit menggelitik pikiran saya, apakah hal ini masih relevan untuk saat ini. Apakah nilai-nilai yang terkandung dalam budaya timur itu memang masih ada di bangsa yang tercatat dengan tingkat keterpurukan moral yan...

terereng terereng

ketika rasa ini sedikit sulit untuk dikendalikan,.. kata "sedikit sulit' mungkin bentuk mengakui bahwa manusia yang katanya kokoh itu bisa masih memiliki perasaan. rasa yang semua orang pasti memiliki dan sangat masuk akal seseorang mengalaminya. terkadang ego berkecamuk menekan rasa ini, ingin memuncahkan keluar dari relung hati ini, karangpun belum tentu dapat menahannya. haeeee lebaiiinya. entahkah setiap manusia perlu untuk memahami bagaimana cara mencarikan rumusan empirik agar tidak mempengaruhi stabillitas kehidupan individu yang bersangkutan, boleh pula untuk diwacanakan kedepannya... huhuhu yoi yoi yoi....#galau

PKS PIYUNGAN: Beginilah Rasulullah, Mudah Berkomunikasi dengan Siapa pun

PKS PIYUNGAN: Beginilah Rasulullah, Mudah Berkomunikasi dengan Siapa pun

mengingat kembali

Gambar
Duduk merenung, rasanya baru kemaren masa-masa anak-anak itu ku lalui. Masih segar diingatanku, lubuk yang biasa ku datangi bersama teman-teman sehabis sekolah. Bercanda, bermain, terkadang juga bertengkar, begitulah keseharian yg ku jalani. Hari ini umurku sudah 26 thn, terlalu tua rasanya tubuh ini untuk seperti dulu lagi. Menghabiskan waktu tanpa arah yang jelas, hanya kemauan untuk bermain saja. Kesadaran itu mulai ku akui, bahwa sekarang aku bukan yang dulu lagi. Bukan anak-anak muda yang berjalan tanpa tujuan yang jelas, lebih suka tertawa daripada bekerja, lebih banyak berhura-hura dengan kawan-kawan. Aku hari ini adalah seorang dewasa dengan setumpuk tuntutan kehidupan yang harus dijalani. Tanggungjawab yang melekat pada diri pribadi yang harus diemban untuk masa depan ku juga tanggungjawabku kepada orang lain. Ketika ku ingat-ingat kembali, tidaklah pantas seharusnya kesadaran itu baru muncul sekarang. Kalaulah aku jujur pada diri, sungguh sangat merunginya diri ...

cita-cita

jangan hanya sebatas angan-angan semata, mulainya menuliskannya. menulis apa yg difikirkan dan jangan berhenti.