Aku Iri

Kenapa mereka bisa???
Mengapa mereka hebat???
Kenapa aku tidak? kenapa aku tidak seperti mereka?

Huarrr, terlalu naif mungkin penilaian ini disampaikan. tapi ini "benar",. kelebihan orang-orang disekitar membuat aku tidak senang dan merasa diri ini sangat kekurangan. tapi insyaallah rasa ini kuletakkan pada orang-orang yang mungkin sangat dengan mu ya Rabb. shalatnya penuh dengan tangisan karena sangat menghayati isi dari ayat qur'an yang dibacakan sang imam. isakan, sedukkan sangat membuat bulu kuduk ini merinding dan pertanyaan besar seperi himpitan benda besar yang meninndih tubuh ini, "bagaimana dengan aku?", kenapa hati ini tidak begitu tersentuh, hati ini mungkin kasar, mengeras dan membatu. penuh dosa...
Kelemahan yang mendera, seperti mendaki tingginya karang. terjal dan merasa sulit untuk dilalui, dan mungkin akan bertambah seiring waktu bila tak adanya perubahan dalam diri ini...

Semangat seorang laki-laki tua yang tetap ikhlas mengajar dengan tubuh rentanya dihadang dinginnya malam. terasa malam mau menerkan sebatang tubuh yang lebih baik bersendagurau dirumah itu, entah apa yang ada dalam fikirannya. senyumnya lembut menghampiri orang-orang yang terkadang sangat malas menghadiri pertemuan itu. tapi disini aku, tubuh yang masih kuat, fikiran dan beban tanggungjawab yang sangat jauh lebih ringan dibanding sang bapak masih asik dengan hal-hal kecil yang terkadang sangat tidak penting...

Aku kagum dengan kelebihan kalian, semoga ini menjadi motivasi bagi diriku untuk menjadi seperti kalian!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Status

Romantisme Rasulullah