cerita pagi ini

Bismillah hirrahma nirrahim
pagi ini sangat luar biasa, kali pertama ada agenda piket dalam pekerjaan. moment yang tak boleh berlalu biasa saja.
datang ke kantor terlambat,karna harus ikut rapat dulu, dengan kecepatan penuh akhirnya sampai juga walau datang dengan beberapa orang yang suda menunggu di depan karena kunci aku yang bawa.
setelah absen waktunya cari makan, hembusan angin laut pagi hari dan sarapan pecel jadi pilihan ku kali ini. maklumlah disini tingkat peduli orang denga makanan berupa sayur dan kuah kcang tinggi (;; kita aja kali)

cerita yang mau di bagi sebenarnya ada pada waktu sarapan ini, sesampainya di tempat ibu yang jualan pecel ternyata disana sudah ada dua orang ibu-ibu yang seorang lagi makan lontong dan satu lagi hanya duduk.
dengan makan pecel dan merasakan sejuknya pantai di pagi hari, aku juga mendengar pembicaraan dari kedua ibu-ibu tersebut, ternyata mereka sedag asik membicarakan masalah proses meahirkan orang-orang saat ini yang jauh berbeda dengan kondisi mereka dulu. secara fisik mereka terlihat memang sudah lama mengecap kehidupan ini, umur iu yang sedang makan lontong kira-kira 60an tahun. mereka menyayangkan prosesi persalinan bu-ibu sekarang yang sedikit-sedikit ke dokter, karena mereka dulu hanya memakai jaza dukun beranak. dengan nada sedikit kesal salah seorang ibu mengatakan bahwa orang-orang saat ini sudah kaya-kaya sehingga tidak apa mengeluarkan uang banyak untuk membayar dokter.

satu ilmu yang dapat diambil dari cerita dar ibu-ibu tersebut, ternyata kondisi masyarakat kita masih belum faham akan konsep kesehatan yang memang harus diperhatikan, karena banyak saat ini kejadian karena ketidak tahuan.
semoga jadi pelajaran bagi kita dan dapat bereran untuk menaggulanginya...


sabu/11-02-2012 >>> RZ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Status

Romantisme Rasulullah